Minggu, 16 Oktober 2016

Mulai Memanas..."Semoga Pak Prabowo Tidak Marah Setelah Tahu Ternyata Anies Baswedan Masih Melakukan Ini"

http://ift.tt/2edmjPf
Mulai Memanas..."Semoga Pak Prabowo Tidak Marah Setelah Tahu Ternyata Anies Baswedan Masih Melakukan Ini" -Seperti yang kita ketahui bersama bahwa saat ini di ibukota Negara Indonesia yaitu Jakarta sudah mulai ramai dengan pilkada yang akan dilaksanakan pada tahun 2017 tahun depan. Meskipun masih tahun depan tapi ramenya sudah dari sekarang lho hehe. Sebut saja yang baru-baru hangat dan geger beberapa waktu lalu yaitu pernyataan pak Ahok yang dianggap kontroversial itu.

Tapi yang admin bahas kali ini bukan pak Ahok lho ya, melainkan calon Gubernur DKI Jakarta dari kubu pak prabowo yaitu pak Anies Baswedan. Seperti dilansir dari IDNTIMES, Media dan masyarakat merekam dengan baik bagaimana Anies Baswedan pernah menolak habis-habisan wacana jika dia harus dipasangkan menjadi cawapres bersama Prabowo.

Alasannya cukup menohok Prabowo dan Gerinda. Menurut Anies, Prabowo adalah orang yang bermasalah karena dugaan pelanggaran HAM pada tahun 1998. Dia pun menyebutkan bahwa proses hukum harusnya tetap berjalan.

 
Dikutip dari Kompas.com, Sabtu, 5 April 2014:

    Peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat, Anies Baswedan mengaku enggan jika dipasangkan dengan Prabowo Subianto sebagai calon wakil presiden. Dia mengaku tidak ingin menjadi bagian dari kelompok orang yang bermasalah.

Tapi, kedua belah pihak sepertinya sudah saling move on.
Pada 23 September 2016 lalu Partai Gerindra dan PKS menyampaikan sebuah pengumuman mengejutkan. Kedua partai memutuskan mengusung Anies Baswedan sebagai calon gubernur DKI bersama dengan Sandiaga Uno.

Sandiaga adalah aktor yang berperan dalam masuknya Anies ke dalam bursa pencalonan cagub-cawagub DKI Jakarta. Kepada wartawan Tempo Sandiaga menjelaskan bahwa dirinya yang meminta Anies bergabung bersamanya, Gerindra dan PKS.

    Menurut penuturan Sandiaga, Anies kemudian bertanya,"Apa Pak Prabowo bisa terima?"

Cawagub yang juga seorang pengusaha tersebut menjelaskan bahwa baik Prabowo dan Anies sudah sama-sama move on dan mereka ingin fokus membangun Jakarta ke arah yang lebih baik. Sayangnya, Anies Baswedan masih menyimpan sebuah tweet (melalui opsi likes -red) yang mengingatkan pada luka masa lalu.



Itu adalah tweet bertanggal 11 April 2014. Saat itu posisi Anies masih menjadi peserta Konvensi Partai Demokrat. Seorang pengguna Twitter mengunggah foto surat kabar yang memuat semua pernyataannya berkaitan dengan 'mengapa Prabowo adalah orang bermasalah' serta 'keengganannya berada dalam satu kelompok dengan Prabowo'.



Tweet ini belum di-unlike oleh Anies Baswedan dan masih bisa ditemukan di bagian 'likes'. Setidaknya ada dua teori yang bisa dimunculkan tentang ini. Bisa jadi Anies yang saat itu masih sedih karena dikeluarkan dari kabinet tidak sempat memikirkan sebuah tweet karena dia harus segera menemukan pekerjaan baru.

Mungkin juga Anies dulu khilaf, lalu lupa bahwa dia pernah memilih menu like ketika melihat tweet tersebut dua tahun lalu. Namun, yang jelas Anies tidak mungkin dengan sengaja tidak menghapusnya. Apa kata dunia?! Apa kata Prabowo?! Lalu, apakah dengan masuknya Anies ke 'kelompok bermasalah' ini berarti dia juga bermasalah? Jangan su'udzon. Anies Baswedan adalah pelopor gerakan Turun Tangan yang mengajak orang-orang bersih dan baik agar masuk politik.

Tujuannya supaya bukan hanya orang-orang bermasalah saja yang mengurus negara. Jika dia kini maju dari partai yang dipimpin orang bermasalah, sebaiknya tidak perlu terlalu dipersoalkan. Prabowo pun sebaiknya jangan marah saat melihat tweet tersebut. Namun, kita masih penasaran apakah menurut Anies Baswedan (sebagai cagub DKI dari Gerindra), sang pimpinan partai masih harus diproses pengadilan karena dugaan pelanggaran HAM 1998?

Semoga baik-baijk aja deh ya gan kedepannya dan semoga saja beneran sudah move on ya gan, jangan sampai ada yang terluka lagi gara-gara politik hehe. dan artikel ini bisa juga kamu temukan di:
pemilihan gubernur dki 2017,pemilihan gubernur dki 2016,pemilihan gubernur dki tahun 2017,pemilihan gubernur dki jakarta 2016,pemilihan gubernur dki jakarta putaran pertama, Anies Baswedan Prabowo
 


Via Green Angelica

Artikel Terkait

Mulai Memanas..."Semoga Pak Prabowo Tidak Marah Setelah Tahu Ternyata Anies Baswedan Masih Melakukan Ini"
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email