Iwanbanaran.com – Bro dan sis sekalian…..IWB tahu, kiblat roda 2 Tanah Air selalu mengarah ke ibukota. Baik itu motor kecil ataupun motor besar. Padahal Sampeyan tidak boleh meremehkan kota kecil karena jika kita sudi gali lebih jauh…..soal moge ternyata mereka lebih sadiz. Fakta ini IWB temui saat mudik sebentar dikampung halaman dan disambut komunitas helmet lover serta ketua ketua NSC (ninja speed community) haji Tyo. Lha piye cak….kota sak uprit seperti Tulungagung memiliki owner moge seabreg….ngowoh ora sampeyan !…
Pertemuan Singkat dengan teman-teman helmet lover serta Blogger kang Marnu Triono plus ketua NSC disela padatnya jadwal IWB…..membuka mata pribadi bahwa kota kecil tidak bisa dipandang sebelah mata. Passion terhadap motor mungkin jarang terekspos. Tidak seperti ibu kota yang banyak show off bermain Vlog atau Blog…. mereka adalah kalangan yang lebih santai, enggan menampakan diri Namun ternyata luar biasa masif. Lha piye kangbro…..
Kota yang juga sekaligus kampung halaman IWB ini memiliki luas sekitar 1,055 km2……tidak besar kangbro. Namun siapa menyangka…..kota yang dulunya terkenal dengan kota banjir ini memiliki biker yang luar biasa edian. Passionnya kuwi lho cak….ora umum. Sebenarnya sih ora kaget….lawong sejak 1990an IWB sudah menjadi bagian didalamnya. Saben dino motorannnn sampe muka bengep kepanasan. Malam minggu drag liar menjadi ritual wajib. Walau hanya berbekal motor kecil seadanya…..pokoke iso menang jiann senengnya ora ketulungan. Itu cerita lama. Sekarang??….
Seiring perkembangan zaman, taraf kehidupan makin naik standar motor pun juga berbeda. Jika dulu nyaris IWB tidak menemukan owner moge….IWB cukup terkejut ketika ngobrol dengan haji Tyo yang menyambut IWB dengan teman-teman helmet lover dikopdar singkat yang diatur mereka. “Ada 4 owner ZX10R mz di Tulungagung….”seru kang Tyo sebagai ketua NSC (ninja speed community). Woww….ora umum juga. Kutho cilik rekkk….motor 300 jutaan ada 4. Tapi tidak cukup sampai disana…..
Dari keterangan yang IWB himpun….pemilik moge di TA Jawa Timur bisa mencapai 20-an orang. “Harley Davidson ada 15….Ducati Diavel 2, Hypermotard 1, Street Fighter 1, Monster 3, Yamaha R6 1, MT09 1, Honda CB500X 1, Z800 3, Z1000 1, ZX14 1…..itu yang saya ingat” seru kang Doni mencoba menjawab rasa penasaran IWB. Ediannn cicak bin kadal tenan….jebule akehhhh rekkk. Jelas kondisi ini di luar prediksi IWB. Jauh dari hiruk pikuk bukan berarti membuat kota ini ketinggalan dibandingkan dengan ibukota. Bukti bahwa kita tidak boleh meremehkan kota kecil….
Last….. kota kecil biasanya memiliki gaya hidup yang cukup sederhana termasuk Tulungagung tentunya. Namun siapa menyangka ketika kita sudah membicarakan mengenai roda dua….asumsi tersebut tidak berlaku. Terbukti berapapun harga motornya, ketika cinta sudah datang….mereka tidak segan untuk memboyong digarasi. Gaya boleh sederhana….tutur kata boleh sopan ciri khas “wong ndeso” (cap buat kota kecil) namun soal rejeki dan passion motor…..jangan pernah remehkan pakde. Jebule ngeriiiiii rekkkkk
……(iwb)
via Mengatasi Rambut Rontok
